Kamis, 28 Juni 2012

Membuat VoIP dengan ASTERISK di ubuntu 11.10


I. Mengenai VoIP
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIPIP TelephonyInternet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui mediainternet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.
Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP). (http://id.wikipedia.org/wiki/Voice_over_IP)

II. Mengenai ASTERISK
Asterisk adalah software IP PBX untuk membuat sistem layanan komunikasi telepon melalui internet atau biasa disebut VoIP (Voice over Internet Protocol). Asterisk adalah software Open Source yang berjalan di linux. Asterisk juga memungkinkan komunikasi antar pengguna telepon regular dengan telepon berbasis sip (sip phones).
Untuk Anda yang baru mulai belajar VoIP, Asterisk bisa dimanfaatkan untuk membuat sebuah server VoIP sederhana. Tutorial berikut akan membahas bagaimana membuat sebuah VoIP server untuk jaringan LAN.  Saya menggunakan Asterisk sebagai VoIP servernya. Untuk membuatnya minimal diperlukan sebuah PC Linux (Saya menggunakan Ubuntu 11.10), koneksi LAN, dan bisa juga koneksi Internet. Pada kali ini, kita akan mengkonfigurasi VoIP (Voice IP) yaitu salah satu aplikasi untuk bertelepon dengan menggunakan jaringan internet (IP) di OS Ubuntu 11.10.

Syarat sederhana nya adalah dua buah komputer terhubung ke internet. Komputer pertama sebagai server dan komputer kedua sebagai client.

Topologi kinerjanya adalah


Langkah-langkah untuk mengkonfigurasi komputer sebagai server:

1.                  Install asterisk dengan command:
 “apt-get install asterisk
2.                  selanjutnya edit file pada
nano /etc/asterisk/sip.conf
           
            masukkan daftar account berikut pada halaman terakhir:
(KETERANGAN): jika ingin menambahkan account silahkan menambahkan nomornya dari 403-seterusnya. Nomor account dapat diubah sesuai yang diinginkan.
           
;add by ben
[400]                                        %merupakan nomor account
type=friend
context=Benny                          %nama context disesuaikan pada file “Extension”
username=400                          %username
secret=400                               %password
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[401]
type=friend
context=Benny
username=401
secret=401
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[402]
type=friend
context=Benny
username=402
secret=402
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all


3. Lalu edit file pada:
      “nano /etc/asterisk/extensions.conf
KETERANGAN: masukkan daftar extension disesuaikan dengan banyaknya account yang dibuat pada sip.conf. Jumlah Exten yang dibuat disesuaikan dengan jumlah account yang dibuat pada konfigurasi .sip

; one function. Remember that function names are UPPER CARE

; add by ben
[Benny]
exten => 401,1,Dial(SIP/401,20)
exten => 401,2,Hangup()

exten => 102,1,Dial(SIP/402,20)
exten => 102,2,Hangup()

exten => 100,1,Playback(demo-echotest)
exten => 100,2,Echo
exten => 100,3,Playback(demo-echodone)

4. Setelah selesai dikonfigurasi, lakukan restart
asterisk –rx “reload”

jika keempat tahap diatas telah dilakukan, maka konfigurasi VoIP di ubuntu 11.10 telah berhasil, untuk pengetesan dapat menggunakan aplikasi X-Lite, adalah aplikasi soft phone yang mendukung VoIP yang bersifat Freeware. Dengan menginput data pada properties X-lite
  • ·         Display name
  • ·          User name
  • ·         IP server


 
Berikut adalah gambar pengetesan(panggilan Echo)
Efek echo adalah suatu efek yang dialami mendengar suara sendiri ketika sedang melakukan percakapan. Echo disebabkan perbedaan impedansi dari jaringan yang menggunakan four-wire dengan two-wire.Mendengar suara sendiri pada waktu lebih dari 25 ms dapat menyebabkan terhentinya pembicaraan.

referensi:
1. ejournal.unud.ac.id/abstrak/pande_10_.pdf
2. belajar.internetsehat.org/pustaka/library-ref-ind/.../utf-8__voip.pdf 


DEMIKIAN TUTORIAL INI DIBUAT..SEMOGA BERMANFAAT... :D






Rabu, 20 Juni 2012

Meng-konfigurasi CACTI di Ubuntu 11.10

Berikut akan diberikan Turorial gratis untuk memonitoring trafik jaringan dengan menggunakan CACTI, yang harus disediakan sebelum melakukan penginstalan adalah:
Siapkan PC yang terkoneksi ke repository...

Langkah-langkahnya adalah:

1. Masuk ke terminal dengan command "sudo su" (superuser do) dan masukkan passwordnya

2. Apakah PC anda telah terinstall apache2? kalau belum lakukan penginstallan dengan "apt-get install apache2" jika sudah anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya

3. Install Cacti: "apt-get install cacti)

4. Setelah muncul kotak dialog pemilihan webserver, kemudian pilih apache2

5. Lalu akan muncul gkotak dialog configure cacti pilih "yes":

6. Kemudian masukkan password untuk mengakses database


7 . Lalu masukkan password untuk MySQL nya: (kemudian ulangi passwordnya/repeat password)

8. Proses instalasi di Command Prompt telah selesai, selanjutnya lakukan instalasi di browser(localhost), masuk ke browser kemudian ketikkan url: http://localhost/cacti/install, kemudian lakukan instalasi hingga selesai


 9.  Setelah proses instalasi pada localhost telah selesai, masukkan username dan passwordnya "admin"

Kamis, 14 Juni 2012

Seting DNS Server di Ubuntu 11.10 (Gratis GaaNN) !!!

LATAR BELAKANG

Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.
DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6). (http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain)

Yakk... kita mulai aja,, sebelum mengkonfigurasi DNS server terlebih dahulu pastikan OS Ubuntu 11.10 sudah terinstall dengan baik dan benar pada PC anda. . .

Berikut adalah langkah-langkah penginstallan DNS server:

1. Pertama edit file dengan mengetikkan

     /etc/bind/named.conf.local

berfungsi untuk mengkonfigurasi local


2. Kemudian isi File Default


3. Kemudian pada zone pertama, masukkan alamat DNS kita dan pada zone kedua masukkan 3 oktet IP address dimulai dari oktet ketiga hingga oktet pertama


 4. Lalu langkah selanjutnya adalah meng-copy dan meng-edit database pada DNS dengan menggunakan comand: pico /etc/bind/db.dns


berikut adalah database dns lama yang akan diubah




ubah database nya menjadi seperti dibawah ini



5. Kemudian copy file /etc/bind/db.127 menjadi /etc/bind/db.rvdns dan edit file database pada rvdns dengan comand: pico /etc/bind/db.rvdns



edit databasenya menjadi seperti dibawah ini
 
6. lalu edit file dengan command: /etc/resolv.conf

kemudian pada file /etc/resolv.conf tambahkan
search (nama DNS yang diinginkan)

nameserver (IP yang digunakan)
seperti pada contoh dibawah ini

7. Cek hasil konfigurasi dengan command: named-checkconf -z
apabila sudah berhasil akan muncul keterangan load 

8. Restart service agar hasil yang dikonfigurasi stabil kemudian cek dengan command: nslookup (dns yang digunakan).sch.id






 9. Setelah semua berhasil dikonfigurasi dengan baik, cek di browser, jika ada yang salah, cek langkah pengerjaan kembali