Senin, 13 Agustus 2012

TUTORIAL BRIKER (PENGINSTALLAN VMware) Di Ubuntu 11.10

I. Sekilas Mengenai Briker

                 Briker dikembangkan dengan mengintegrasikan beragam open source software. “Daftar lengkapnya ada di dalam Briker itu sendiri, tidak rahasia sama sekali. Singkatnya, di sana ada Linux, server VoIP, database, web server, dan banyak lagi software pendukung,” papar Anton. Beragam software itu pun punya lisensi yang beragam. Antara lain LGPL, GPL, GPLv3, BSD License. Semuanya terbuka untuk umum, dapat dibaca, dipelajari dan diubah.
          Beda dengan VoIP Rakyat, Briker merupakan distro Linux baru yang khusus dibuat untuk membantu masyarakat dalam memanfaatkan jaringan berbasis IP milik mereka―untuk berkomunikasi, baik lewat suara atau video. Menurut Anton, Briker bisa digunakan untuk membuat “VoIP Rakyat” versi penggunanya sendiri. Misalnya untuk digunakan dalam skala kecil seperti di kampus, kantor, pabrik, atau closed user group lain.
          Singkat kata, Briker adalah IPPBX berbentuk software. “Dengan menginstall Briker pada komputer, maka komputer itu berubah jadi mesin PBX (private branch exchange) dengan kemampuan telekomunikasi via jaringan IP. Jadi sebenarnya menggunakan Briker tidak selalu harus terhubung dengan VoIP Rakyat, bahkan tidak perlu harus ada internet, cukup LAN saja juga bisa.
Semakin banyak Briker terpasang dan saling berhubungan melalui VoIP Rakyat, semakin besar pula jaringan telekomunikasi berbasis IP gratis versi non-operator resmi. Anton berharap, jaringan tersebut bisa semakin besar. Dengan begitu, kelak akan banyak operator resmi di Tanah Air yang tertarik dan mau serius menyediakan solusi-solusi berbasis IP.

II. Penginstalan Briker VMware
 
          Untuk menginstall Briker, kita menggunakan platform OS Linux. Bagi user yang windows maniac tidak perlu khawatir untuk menghilangkan OS Windowsnya, yaitu dengan menggunakan VMwarevcfterlebih dahulu kita harus menginstall OS Linux Kernel 2.6, oleh karena itu dapat menggunakan VMware.


Langkah-langkah:
Gambar 1. Tahapan awal penginstalan VMWare, dengan memilih tipe konfigurasi typical (recommended)

Pada jendela selanjutnya, yaitu jendela Guest Operating System Installation Anda akan diberikan 3 pilihan, yakni: Installer disc jika Anda ingin melakukan instalasi dengan menggunakan media CD/DVD. Installer disc image file (iso) jika Anda ingin melakukan instalasi dengan menggunakan file ISO dari sistem operasi yang akan Anda instal, atau I will install operating system later jika Anda ingin menentukannya nanti. Pada tutorial ini saya memilih untuk menginstal briker anaconda versi 1.4, pada tahap ini kita menginstall installer disc image file yaitu berupa file iso briker anaconda.

Gambar 2. Memasukkan Patch file iso briker 1.4 anaconda

Selanjutnya Anda akan dihadapkan pada jendela Select a Guest Operating System. Pada Guest Operating System pilih Microsoft Windows, karena kita akan menginstall sistem operasi dari Windows. Pada Version pilih Windows Server 2008. Jika sudah klik Next.

Untuk kali ini kita memilih platform OS linux kernel 2.6, pada dasarnya hampir semua distro linux bisa digunakan, namun pada kali ini kita akan menggunakan linux kernel versi 2.6
                                       Gambar 3. Memilih Platform OS Linux Kernel 2.6


Tahap selanjutnya Anda akan dihadapkan pada jendela Name the Virtual Machine. Pada Virtual machine name ketikkan nama virtual machine Anda, pada tutorial ini saya menggunakan nama Briker Benny, pemberian nama ini terserah Anda. Pada Location berikan lokasi dimana virtual machine Anda akan diletakkan. Pada contoh ini saya meletakkannya pada direktori C:\Users\Yellow_Bun\Documents\Virtual Machines\BRIKER BENNY. Klik Next jika sudah
Gambar 4. Pemberian nama Virtual Machine pada Vmware

 Setelah selesai memberi nama Virtual Machine langkah selanjutnya adalah memasukkan ukuran disk maksimum (maximum disk size). Dalam memasukkan ukuran disk maksimum tidak boleh terlalu kecil, karena akan mengganggu kinerja sistem. Nilai yang direkomendasikan adalah 20GB.

                                Gambar 5. Memasukkan ukuran Maximum disk size

Tahap selanjutnya Anda akan dihadapkan pada jendela Memory for the Virtual Machine. Pada tahap ini Anda diharuskan menentukan jumlah memory/RAM yang akan digunakan untuk virtual machine Anda. Untuk contoh ini saya menggunakan 512 MB, karena saya melakukan instalasi sistem operasi Linux Kernel 2.6 yang tidak terlalu membutuhkan resource yang cukup besar. Jika sudah klik Next
Gambar 6. Penentuan Jumlah RAM untuk Virtual Machine

Baiklah para pembaca setia blog, tadi adalah tahapan penginstallan VMware, pada thread selanjutnya akan diberikan tutorial penginstalan "BRIKER 1.4 KOMODO DRAGON"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar