Sabtu, 11 Agustus 2012

bagaimana membuat "Mikrotik dengan menggunakan aplikasi Winbox"??

Bagi newbie yang belum begitu mengerti mengenai mikrotik, berikut akan diberikan sedikit dasar teori mengenai mikrotik:
MikroTik RouterOS™, merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan  resource PC yang memadai.

Fitur-fitur Mikrotik:

1.Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama
2.Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
3.Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.

- Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.
- Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
- DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.
- Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
- Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.
- IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5 
(http://www.wahanaweb.com/pengertian-mikrotik-router-os.html)

Oke itu sekilas mengenai pengertian mikrotik dan fitur-fiturnya, berikut akan diberikan tutorial untuk mengkonfigurasi mikrotik, cukup mempersiapkan "Router Mikrotik, Kabel Straight, sebuah PC dan aplikasi Winbox".

1. Copy software Winbox pada PC yang akan dijadikan server, jika belum punya maka dapat di download di sini: http://www.general -files.com/download/gs4df3a83bhfi0/Winbox%20Loader%20v2.2.15.zip.html


Keterangan: 00:0C:42:72:C2:F7 Ă  MAC Address dari Router OS

 2. Setelah terkonek, konfigurasi interface nya dengan meng-klik tab interface seperti gambar di bawah ini:


3. Kemudian tambahkan parameter lainnya:





 Name: eth2-KELOMPOK3
 kemudian klik Apply lalu OK

4. Ethernet 3 tidak perlu di setting cukup isikan namanya ether3, Apply dan OK

5. kemudian setelah selesai di setting interfacenya, akan diberikan tampilan seperti ini:





6. Langkah selanjutnya adalah setting address pada tab address kemudian set seperti ini:

masukkan parameter:
Address:  192.168.3.1/24 (adalah alamat gateway)

Network : 192.168.3.0
 Interface : eth2-LAN KELOMPOK3
Klik Apply dan OK
(karena pada praktikum ini kami adalah kelompok 3 maka pada oktet ketiga di IP Address menggunakan angka 3)

7. Lalu pada PC anda, masukkan IP address static (TCP v4) sesuai dengan IP Address, namun oktet terakhirnya berbeda:





 Mikrotik memiliki fungsi sebagai firewall dan NAT seperti yang dijelaskan diatas:
Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.


8. Maka langkah selanjutnya kita akan mengkonfigurasi NAT pada winbox:




9. Kemudian pilih tanda " + " untuk menambahkan NAT rule, dan NAT rule yang digunakan adalah masquerade 

 




10. Kemudian pilih NAT rule, dan isi
parameter chain: srcnat (source NAT yaitu NAT di set berdasarkan source atau sumber paket)
Out interface: eth1-INTERNET
lalu klik Apply dan OK





11. Lalu setting DNS (Domain Name Server) agar dapat mengkoneksikan ke internet:

 masukkan IP gateway nya 172.16.30.1 kemudian klik Apply dan OK

12. Kemudian restart router dengan cara menekan New Terminal, kemudian ketikkan script System Reboot dan tekan Y





13. Kemudian lakukan pengecekan koneksi dengan command PING pada command promt yaitu "ping 192.168.3.1" jika repply maka percobaan berhasil:


[admin@mikrotik] > ping 192.168.3.1
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=60 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=62 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=80 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=77 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=77 ms
8 packets transmitted, 8 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 60/73.5/80 ms











1 komentar: